MAKALAH
SISTEM
OPERASI ANDROID
DISUSUN OLEH
Ahmad Muhtadi
DOSEN PEMBIMBING
STMIK HIMSYA
Puji
syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan limpahan rahmat,
taufik dan hidayah-Nya lah Penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat
serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan
pengikut-pengikutnya hingga akhir zaman.
Penyusunan makalah ini dibuat Penulis dalam rangka memenuhi tugas dari Program Studi Teknik Informatika STMIK HIMSYA
Semarang.
Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Namun,
Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi Penulis pada
khususnya dan pembaca pada umumnya.
Kendal, 03 oktober 2015
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................................
i
DAFTAR ISI............................................................................................................. ii
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang........................................................................................................... 1
BAB II
PEMBAHASAN
- Sejarah Android
- Konsep Manajemen di Sistem
Operasi.............................................................. 6
- Penanganan File pada Android.......................................................................... 10
- Penanganan Memory pada Android................................................................... 11
- Penanganan Proses pada Android...................................................................... 12
BAB III
PENUTUP
Simpulan...................................................................................................................... 14
Saran.......................................................................................................................... .14
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................15
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Android
adalah sistem operasi yang
berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform
terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk
digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android
Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk
mengembangkan Android, dibentuklah Open
Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras,
peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat
perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset
Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat
seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak
dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini
terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat
dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah
yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau
dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
PEMBAHASAN
- Sejarah Android
Kerjasama
dengan Android Inc.
Pada Juli
2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo
Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada
Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat
itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak
pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki
pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas
mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal
ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan
dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android
juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson,
dan lainnya.
2007-2008: Produk awal
Sekitar
September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten
aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu
jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya.
Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran
pada 5 Januari 2010).
Pada 9
Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja
Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer
Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.
Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana
mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi
kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan
berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon
pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada
22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling
sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.
Android versi 1.1
Pada 9 Maret
2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan
pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian
suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada
pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan
Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat
beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi
ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah
video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth
A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar,
dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi
1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik
dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN.
Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang
akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO,
802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak;
teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel;
pengadaan resolusi VWGA.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3
Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair),
perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps
3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang
baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth
2.1.
Untuk
bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan
investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps
– aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang
aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya
dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan
semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin
banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem
operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android
adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs
Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli,
contohnya oleh MySpace dan Facebook.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen
Yoghurt)
Pada 20 Mei
2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya
terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1,
kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8
JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan
rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi
Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6
Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan
umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan
permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User
Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru
(reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan
kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih
dari satu.
Android versi 3.0 (Honeycomb)
Android
Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran
layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah
didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga
akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat
dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.
Fitur yang tersidia dalam Android
Fitur yang
tersedia di Android adalah:
- Kerangka aplikasi: itu
memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
- Dalvik mesin virtual: mesin
virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
- Grafik: grafik di 2D dan grafis
3D berdasarkan pustaka OpenGL.
- SQLite: untuk penyimpanan data.
- Mendukung media: audio, video,
dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
- GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan
WiFi (hardware dependent)
- Kamera, Global Positioning
System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
Android bagi
komunitas sumber terbuka (open source)
Android
memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer
yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna
bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native
Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google
Calendar.
Para
penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi
Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan,
seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi
pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan
menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam
suatu carrier-sanction firmware.
- Konsep Manajemen Proses di
Sistem Operasi
Definisi
Proses
Terdapat
beberapa definisi mengenai proses, antara lain :
- Merupakan konsep pokok dalam
sistem operasi, sehingga masalah manajemen proses adalah masalah utama
dalam perancangan sistem operasi.
- Proses adalah program yang
sedang dieksekusi.
- Proses adalah unit kerja
terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh
sistem operasi.
- Sistem operasi bertanggung
jawab terhadap aktifitas yang berhubungan dengan manajemen proses:
Pembuatan
dan penghapusan proses, penundaan dan pelanjutan proses, penyedia
mekanisme untuk:
- Sinkronisasi antar proses
- Komunikasi antar proses
- Penanganan Deadlock
- Sistem operasi bertanggung
jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen
proses seperti:
- Membuat dan menghapus proses
pengguna dan sistem proses. Sistem operasi bertugas mengalokasikan sumber
daya yang dibutuhkan oleh sebuah proses dan kemudian mengambil sumber
daya itu kembali setelah proses tersebut selesai agar dapat digunakan
untuk proses lainnya.
- Menunda atau melanjutkan
proses. Sistem operasi akan mengatur proses apa yang harus dijalankan
terlebih dahulu berdasarkan berdasarkan prioritas dari proses-proses yang
ada. Apa bila terjadi 2 atau lebih proses yang mengantri untuk
dijalankan, sistem operasi akan mendahulukan proses yang memiliki
prioritas paling besar.
- Menyediakan mekanisme untuk
proses sinkronisasi. Sistem operasi akan mengatur jalannya beberapa
proses yang dieksekusi bersamaan. Tujuannya adalah menghindarkan
terjadinya inkonsistensi data karena pengaksesan data yang sama, juga
untuk mengatur urutan jalannya proses agar setiap proses berjalan dengan
lancar
- Menyediakan mekanisme untuk
proses komunikasi. Sistem operasi menyediakan mekanisme agar beberapa
proses dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi (contohnya berbagi
sumber daya antar proses) satu sama lain tanpa menyebabkan terganggunya
proses lainnya.
- Menyediakan mekanisme untuk
penanganan deadlock. Deadlock adalah suatu keadaan dimana sistem seperti
terhenti karena setiap proses memiliki sumber daya yang tidak bisa dibagi
dan menunggu untuk mendapatkan sumber daya yang sedang dimiliki oleh
proses lain. Saling menunggu inilah yang disebut deadlock(kebuntuan).
Sistem operasi harus bisa mencegah, menghindari, dan mendeteksi adanya
deadlock. Jika deadlock terjadi, sistem operasi juga harus dapat
memulihkan kondisi sistemnya.
Beberapa hal
yang berhubungan dengan manajemen konsep dalam sistem operasi:
- Komunikasi antar proses
(Inter Process
Communinication / IPC) :
- Beberapa proses biasanya berkomunikasi dengan proses lain.
Contohnya pada shell pipe line :
output dari proses pertama harus diberikan kepada proses ke dua dan seterusnya.
2. Pada beberapa sistem operasi, proses-proses yang bekerja bersama sering sharing
(berbagi) media penyimpanan, dimana suatu proses dapat membaca dan menulis pada
shared storage (main memory atau files).
- Mekanisme proses untuk
komunikasi dan sinkronisasi aksi
Sistem Pesan komunikasi proses satu dengan yang lain dapat dilakukan tanpa
perlu pembagian data.
- Pembuatan dan Penghancuran
Proses
Pembuatan
Proses (Create) Penciptaan
proses terjadi karena terdapat batch baru. SO dengan kendali batch job, setelah
menciptakan proses baru, kemudian melanjutkan membaca job selanjutnya.
Penciptaan
proses melibatkan banyak aktivitas, yaitu :
–
Menamai (memberi identitas) proses.
–
Menyisipkan proses pada senarai proses atau tabel proses.
–
Menentukan prioritas awal proses.
–
Menciptakan PCB.
–
Mengalokasikan sumber daya awal bagi proses.
- Penghancuran Proses (Destroyed)
Penghancuran
proses terjadi karena :
–
Selesainya proses secara normal.
–
Proses mengeksekusi panggilan layanan So untuk menandakan bahwa proses telah
berjalan secara lengkap.
–
Batas waktu telah terlewati.
– Proses telah berjalan melebihi batas waktu total yang dispesifikasikan.
Terdapat
banyak kemungkinan untuk tipe waktu yang diukur, termasuk waktu total yang
dijalani (“walk clock time”) jumlah waktu yang dipakai untuk eksekusi, dan
jumlah waktu sejak pemakai terakhir kali memberi
masukan (pada proses
interaktif).
–
Memori tidak tersedia.
– Proses memerlukan memori lebih banyak daripada yang dapat disediakan oleh
sistem.
– Pelanggaran terhadap batas memori.
– Proses memcoba mengakses lokasi memori yang tidak diijinkan untuk diakses.
– Terjadi kesalahan karena pelanggaran proteksi.
– Dll
Penghancuran
lebih rumit bila proses telah menciptakan proses-proses lain.Terdapat dua
pendekatan, yaitu :
Pada
beberapa sistem, proses-proses turunan dihancurkan saat proses induk dihancurkan
secara otomatis.
- Beberapa sistem lain menganggap
proses anak independen terhadap proses induk Proses anak tidak secara
otomatis dihancurkan saat proses induk dihancurkan.
Penghancuran
proses melibatkan pembebasan proses dari sistem, yaitu :
- Sumber daya-sumber daya yang
dipakai dikembalikan.
- Proses dihancurkan dari senarai
atau tabel sistem.
- PCB dihapus (ruang memori PCB
dikembalikan ke pool memori bebas).
- 5.
Keadaan Proses
Keadaan
proses terdiri dari:
- Running, yaitu suatu kondisi
pemroses sedang mengeksekusi instruksi. Benar-benar menggunakan CPU pada
saat itu (sedang mengeksekusi instruksi proses itu).
- Ready, yaitu suatu kondisi
proses siap dieksekusi, akan tetapi pemroses belum siap atau sibuk.
- Blocked, yaitu suatu proses
menunggu kejadian untuk melengkapi tugasnya. Bentuk kegiatan menunggu
proses yaitu : selesainya kerja dari perangkat I/Otersedianya memori yang
cukup.
- Penjadwalan Proses
Kriteria
untuk mengukur dan optimasi kinerja penjadwalan :
- Adil (fairness)
Adalah
proses-proses yang diperlakukan sama, yaitu mendapat jatah waktu pemroses yang
sama dan tak ada proses yang tak kebagian layanan pemroses sehingga mengalami
kekurangan waktu.
- Efisiensi (eficiency)
- Waktu tanggap (response time)
Waktu
tanggap berbeda untuk :
- Sistem interaktif
Didefinisikan
sebagai waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir dari. Perintah
dimasukkan atau transaksi sampai hasil pertama muncul di
layar. Waktu tanggap ini disebut terminal response time.
- Sistem waktu nyata
Didefinisikan
sebagai waktu dari saat kejadian (internal atau eksternal) sampai instruksi pertama rutin layanan yang dimaksud
dieksekusi, disebut event response time.
- Turn around time
Adalah waktu
yang dihabiskan dari saat program atau job mulai masuk ke sistem sampai proses
diselesaikan sistem.
- Penanganan file pada Android
Perangkat
Android menyimpan rekaman lokasi dan unique ID dari 50 pemancar mobile yang
melakukan komunikasi, dan 200 jaringan terakhir yang “terlihat.” Ketika daftar
relevan penuh, file itu ditulis ulang, dengan urutan terdahulu sebagai yang
pertama. Hingga kini belum diketahui apakah daftar ini juga dikirim ke Google.
Namun, meski mirip, terdapat sejumlah perbedaan antara metode dan akses berkas
tersembunyi yang ada di iPhone dan Android. Ponsel milik Apple menyimpan data
ini lebih lama, yaitu hingga setahun. Selain itu, file pada ponsel Android
tidak mudah diakses oleh pengguna, karena memerlukan beberapa keterampilan
komputer untuk mengekstrak data. Sebaliknya, file di Apple bisa dengan mudah
diekstrak langsung dari komputer atau ponsel. Pengumuman ini juga menyusul
langkah senator Demokrat asal AS yang mengirim surat permintaan kepada bos
Apple Steve Jobs minggu ini. Ia ingin mengetahui kenapa iPhones, seperti
dilaporkan, menyimpan file rahasia yang merekam lokasi pengguna.
Aplikasi
yang dapat memfilter aplikasi downloadan secara langsung menyimpan otomatis ke
memori eksternal ponsel kamu.
- App 2 SD , aplikasi ini mampu
memindahkan dan menyimpan hasil unduhan /download dari memori ponsel
langsung ke memori eksternal, nilai lebihnya aplikasi ini apa bila kita
merestart ponsel maka data yang kamu download tidak akan terhapus .
- AppSever , aplikasi ini secara
langsung menyimpan hasil download se kartu memori , gak jauh beda dengan
app 2 SD secara fungsinya.
- Advance SD card Manager ,
Aplikasi ini berfungsi selayaknya file manager , mampu memilah memindahkan
bahkan menghapus file unduhan dari dan ke memori posel .
Fungsi root
Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat
masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah,
mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada
sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut
tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi
root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna.
Dengan
melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan
ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi Anda untuk
mengembangkan sistem operasi ini.
- Penanganan Memory pada Android
File yang
tersimpan didalam suatu memory disimpan dalam bentuk multiple (disk) block.
Saat memformat Memory Card dengan menggunakan 16K block, maka kapasitas lokasi
yang digunakan saat menyimpan data selalu berukuran 16K block, meskipun file
yang akan disimpan hanya berukuran 1K. Kebanyakan MMC yang ada beredar secara
default suatu memory telah diformat menggunakan 16K block, sehingga akan banyak
space terbuang karena umumnya aplikasi ponsel yang akan terinstal hanya
berkisar 2K-3K. Lalu untuk lebih efektifnya kita akan memformat MMC yang masih
menggunakan 16K Blok itu ke format lainnya.
Berikut
langkahnya Salah satu alat yang dibutuhkan adalah card reader caranya :
- Backup, ini adalah langkah aman
untuk menjaga file file yang ada dalam memory card anda. Jangan lupa untuk
mengatur show Hidden file and folder pada explorer pada komputermu,
Caranya dengan mengeklik Folder Options -> View -> Pilih Show hidden
files and folders.
- Format Memory Card dengan
menggunakan perintah ‘format’ dan gunakan pilihan /A: size option pada
cammon prompt dos kamu. Atau dapat menggunakan Disk Management
didalam Administrative tools di control panel untuk melakukan format.
Pastikan untuk memilih kategori FAT. Untuk kapasitas memori MMC 256 MB
kapasitas memori block terkecil yang digunakan yaitu 4K, 128 MB adalah 2K
dan 64 MB adalah 1K.
- Setelah diformat melalui
komputer dengan block terkecil maka copy kembali seluruh file yang tadi
telah dibackup di komputer, dan anda akan memperoleh kapasitas yang lebih
besar dari sebelumnya.
Catatan :
Sebenarnya memformat Memory Card dapat dilakukan di ponsel itu sendiri. Namun
langkah ini hanya membersihkan file dan mengcreate beberapa file dan folder
yang dibutuhkan system, tidak ada opsi dalam merubah ukuran block-nya. Secara
teknis ini dikategorikan sebagai langkah standart memformat memory.
- Penanganan Proses pada Android
Penanganan
proses dalam ANDROID yaitu meliputi :
v Visible
Processes
Visible
tetapi tidak aktif adalah mereka Aktivitas hosting “terlihat”. Seperti namanya,
Kegiatan terlihat, tetapi mereka tidak di latar depan atau menanggapi peristiwa
pengguna. Hal ini terjadi ketika sebuah Aktivitas hanya sebagian tertutup
(dengan layar non-penuh atau Kegiatan transparan). Ada proses terlihat umumnya
sangat sedikit, dan mereka hanya akan hilang dalam keadaan ekstrim untuk
memungkinkan proses yang aktif untuk melanjutkan.
v Started
Service Processes
Proses
Layanan hosting yang telah dimulai, Layanan ini mendukung proses berkelanjutan
yang harus melanjutkan tanpa antarmuka. Karena Jasa tidak berinteraksi langsung
dengan pengguna, mereka menerima prioritas yang sedikit lebih rendah daripada
Aktivitas terlihat. Mereka masih dianggap sebagai proses latar depan dan tidak
akan dibunuh kecuali sumber daya yang diperlukan untuk proses aktif atau
terlihat.
v Background
Processes
Proses
hosting Aktivitas yang tidak terlihat dan yang tidak memiliki Pelayanan yang
telah mulai dianggap proses background. pada umumnya akan ada sejumlah besar
proses background yang Android menggunakan.
v Empty
Processes
Untuk
meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan, Android sering mempertahankan
aplikasi dalam memori setelah mencapai akhir hidupnya. Android mempertahankan
ini cache untuk meningkatkan waktu start-up aplikasi ketika mereka kembali
diluncurkan.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Android
adalah sistem operasi yang
berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform
terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk
digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android
Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk
mengembangkan Android, dibentuklah Open
Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras,
peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Saran
- Dengan tersusunnya makalah ini
penulis sangat mengharapkan bimbingandari pembina matakuliah agar bisa
menjadi pelajaran bagi diri pribadi penulis demi pengembangan isi makalahn
ini.
- Penulis juga sangat
mengharapkan kritik dan saran dari setiap pembaca yang sifatnya membangun
demi kesempurnaan makalah ini.
- Penulis saadar makalah ini
masih jauh dari kesempurnaan terutama dari segi penulisan. Karena makalah
ini belum sesuai dengan penulisan karya ilmiah pada umumnya. Maka penulis
sangat mengharap saran dan bimbingan dari setiap pembaca agar makalah ini
bisa selesai seperti apa yang kita inginkan bersama.
DAFTAR PUSTAKA