MENGENAL JQUERY
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring dengan
perkembangan jaman, teknologi juga semakin berkembang.Dengan hadirnya teknologi
pun membawa dampak negatif dan positif. Tinggal bagaimana kita bias
memanfaatkannya dengan baik. Bukan kita yang dimanfaatkan oleh teknologi
sekarang.
Dampak negatif yang
dapat ditimbulkan seperti dengan begitu bisa menimbulkan rasa malas dan akan
lupa dengan cara manual yang biasa dilakukan saat belum menggunakan teknologi.
Sama artinya dengan makalah yang satu ini mengenai pengenalan leih lanjut
tentang JQuery, JQuery pun memiliki kelebihan dan kekurangan dalam
pengoperasiannya dan JQuery juga andil dalam mempermudah manusia dalam
melakukan kegiatan sehari-hari khusus nya dalam bidan lingkup JQuery tersebut.
Ada banyak kerangka
kerja JavaScript lain di luar sana, tapi jQuery tampaknya menjadi yang paling
populer, dan juga yang paling diperpanjang.
Banyak perusahaan
terbesar di jQuery penggunaan Web, seperti:
• Google
• Microsoft
• IBM
• Netfli
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Jquery
jQuery adalah
javascript library, jQuery mempunyai semboyan “write less, do more”. jQuery
dirancang untuk memperingkas kode-kode javascript. JQuery adalah javascript
library yang cepat dan ringan untuk menangani dokumen HTML, menangani event,
membuat animasi dan interakasi ajax. JQuery dirancang untuk mengubah cara anda
menulis javascript.
JQuery adalah library
Javascript yang dibuat untuk memudahkan pembuatan website dengan HTML yang
berjalan di sisi Client. Script JQuery dibuat untuk memudahkan pengaturan
document seperti menyeleksi object dengan element DOM dan membuat aplikasi
dengan AJAX. Jquery juga menyediakan layanan atau support para
developers untuk membuat plug-ins di dalam bahasa Javascript tentunya. Sehingga
memungkinkan para developer website membuat website lebih interaktif
dengan animasi, efek – efek, tema dan widget. Dengan menggunakan JQuery kita
bisa meluapkan kreatifitas untuk membuat website dinamis atau website aplikasi
menjadi Powerfull.
JQuery adalah sebuah
framework berbasiskan Javascript. JQuery sama dengan Javascript Library yaitu
kumpulan kode atau fungsi Javascript siap pakai, sehingga mempermudah dan
mempercepat kita dalam membuat kode Javascript.
Nah, disinilah peran
JQuery sebagai Javascript Library, dimana kita bisa langsung memanggil fungsi
yang terdapat di dalam library tersebut.
B. Sejarah Jquery
Jquery Pertama kali
dikembangkan oleh Jhon Resig pertama kali pada tahun 2005, saat itu dia
terinspirasi dari kode Behavior, ketika itu Jhon merasa kode kode behavior
tidak elegan dan bahkan sangat jelek. maka dia mulai memikirkan cara membuat
library yang handal dan ringan untuk javascript , maka lahirlah JQUERY pada 14
januari 2006, direlease lah versi pertama dari Jquery dan sampai sekarang masih
terus dikembangkan dan disempurnakan.
Semenjak dirilis
pertama kali oleh john Resig, jQuery telah mencuri perhatian para developer
web. Buktinya, pada tahun-tahun berikutnya jQuery telah banyak digunakan oleh
website - website terkemuka di dunia seperti Google, Microsoft, intel , Nokia,
Oracle , IBM, DELL, BBC, NBC, ESPN, EAPN, EA Sport, Twitter, Facebook, Amazon,
Techorati, Youtobe Apple, Wordpress, Mozila, Netflix , Digg, Time, dan masih
banyak lagi. Bahkan website lokalpun tidak mau ketinggalan, Lihat saja Detik,
Studio 21 (21cineplex.com). Indosiar, Vivanews, Kompas, termasuk Pincuran.com
tentunya dan lain-lain.
Sekarang JQuery
dikembangkan oleh team developer yang dipimpin oleh Dave Metvin.Dipakai oleh
lebih dari 55% dari 10.000 website yang paling sering dikunjungi.JQuery menjadi
Library Javascript yang paling popular Sekarang.
Script JQuery
dibuat untuk memudahkan pengaturan document seperti menyeleksi object
dengan element DOM dan membuat aplikasi dengan AJAX. Jquery juga menyediakan
layanan atau support para developers untuk membuat plug-ins di dalam
bahasa Javascript tentunya. Sehingga memungkinkan para developer website
membuat website lebih interaktif dengan animasi, efek – efek, tema dan widget.
Dengan menggunakan JQuery kita bisa meluapkan kreatifitas untuk membuat website
dinamis atau website aplikasi menjadi keren.
Microsoft dan Nokia
telah mengumumkan akan mengemas JQuery di platform mereka. Microsoft awalnya
mengadopsinya dalam Visual Studio untuk digunakan dalam ASP.NET AJAX dan
ASP.NET MVC Framework, sedangkan Nokia akan mengintegrasikannya dalam kerangka
Web Run-Time mereka.
C. Versi Jquery
Beberapa versi dari
Jquery antara lain :
1. October 16, 2010
yaitu 1.0a1
2. November 12, 2010
yaitu 1.0a2
3. February 4, 2011
yaitu 1.0a3
4. March 31, 2011
yaitu 1.0a4
5. April 7, 2011 yaitu
1.0a4.1
6. June 20, 2011 yaitu
1.0b1
7. August 3, 2011
yaitu 1.0b2
8. September 29, 2011
yaitu 1.0 RC1
9. October 19, 2011
yaitu 1.0 RC2
10. November 13, 2011
yaitu 1.0 RC3
11. November 16, 2011
yaitu 1.0
12. January 26, 2012
yaitu 1.0.1
13. February 28, 2012
yaitu 1.1.0 RC1
14. April 6, 2012
yaitu 1.1.0 RC2
15. April 13, 2012
yaitu 1.1.0
16. June 28, 2012
yaitu1.1.1 RC1
17. July 12, 2012
yaitu .1.1
18. August 1, 2012
yaitu 1.2 Alpha
19. September 5, 2012
yaitu 1.2 Beta
20. September 14, 2012
yaitu 1.2.0 RC1
21. September 21, 2012
yaitu 1.2.0 RC2
22. October 2, 2012
yaitu 1.2.0 Final
23. February 20, 2013
yaitu 1.3.0 Final
Dari Berbagai macam
versi diatas, mulai dari awal kepopuleran jQuery pada tahun 2010, jQuery
Melakukan peningkatan performa, serta penambahan variasi dukungan di sisi
scripting jQueryMobile semakin dioptimasi sesuai dengan perkembangan masif
performa gadget terkini. Selain itu jQuery juga menambahkan berbagai widget
yang tidak ada di versi sebelumnya. Jadi tunggu apa lagi? mari mencoba membuat
web kalian sendiri dengan jQuery mobile framework.
D. Keunggulan
Jquery
Beberapa keunggulan
yang dimiliki oleh Jquery antara lain :
- JQuery merupakan library JavaScript terhandal saat ini.
Faktanya, banyak perusahaan besar tingkat dunia menggunakan jQuery dengan
teknologi Website mereka. Bahkan website-website lokal pun tidak mau
ketinggalan.
- JQuery berhasil menyederhanakan fungsi-fungsi
JavaScript dan Ajax yang rumit, sehingga hanya dengan beberapa baris kode,
kita bisa membuat website dengan tingkat interaktivitas yang tinggi
(responsif), bahkan membuat animasi yang canggih tanpa memerlukan
instalisasi plugin flash pada browser.
- Sebenarnya penggunaan JQuery sangatlah mudah, karena
tanpa harus dibekali penguasaan pemograman JavaScript sekalipun, karena
semuanya sudah dibungkus dalam bentuk library dan plugin, Intinya kita
hanya perlu tahu cara menerapkan dalam website kita.
- Kompatibel/cocok dengan semua browser yang populer,
seperti Mozzila, Internet Explorer, safari, Chrome, dan Opera.
- Kompetible dengan semua versi CSS (CSS 1 sampai dengan
CSS 3)
- Dokumentasi, tutorial dan contoh-contohnya lengkap ,
silahkan kunjungi website resminya di http://jquery.com/
- Didukung oleh komunitas yang besar dan aktif, seperti
forum, milis, Bliog, social engering (twitter dan facebook), website dan
tutorial.
- Ketersediaan plugin yang sangat banyak jumlahnya.
Plugin merupakan kemampuan tambahan yang bisa disertakan pada jQuery.
- File nya hanya satu dan ukuran nya pun kecil, hanya
sekitar 20 KB, sehingga cepat aksesnya.
- Open source/free (gratis) dengan lisensi dari GNU
General Public License dan MTT License.
- JQuery lebih banyak di gunakan oleh para developer web
dibandingkan Javascript Library Lainnya.
E. Fitur Jquery
Dengan jQuery kita
dapat membuat web lebih menarik dan interaktif dengan mudah. jQuery sudah
mengautomasi pekerjaan-pekerjaan yang umum dan mempersimple code yang kompleks.
Library ini sangat kecil dan mempunyai banyak pluggin yang dapat mempermudah
kita. Adapun fitur-fitur yang ditawarkan oleh jQuery antara lain :
- Mempermudah akses dan manipulasi ke bagian page
tertentu. jQuery menawarkan sebuah selector yang robust dan efesien untuk
mengambil bagian tertentu pada dokumen yang selanjutnya bisa dimanipulasi.
- Mempermudah perubahan tampilan dokumen. jQuery dapat
mengubah tampilan CSS dengan mudah. Sehingga pengguna tanpa susah
mengubahnya karena dengan kemudahan tersebut diharapkan pengguna jquery
tanpa repot-repot jika menginginkan perubahan karena bisa terlaksana
dengan mudah sekali.
- Merespon interaksi user dengan webpage. jQuery
mempunyai cara yang sangat-sangat elegan untuk memasukkan sebuah even ke
dalam salah satu bagian dari webpage. Sehingga dapat membedakan dari
lainnya.
- Menambah animasi. Kita dapat memberi animasi pada
webpage kita dengan jQuery, dengan tersebut diharapkan pengguna tidak
bosan dengan tampilannya karena bisa dimasukan dengan animasi animasi yang
diinginkan pengguna semisal animasi atau tokoh kartun kesayangan sehinga
dengan hal tersebut pengguna tidak cepat bosan dalam menggunakan nya.
- Mempermudah AJAX.
F. Kemampuan Jquery
Beberapa kemampuan
yang dimiliki oleh JQuery sebagai berikut:
• Kemudahan mengakses
elemen-elemen HTML
• Memanipulasi elemen
HTML
• Memanipulasi CSS
• Penanganan event
HTML
• Efek-efek javascript
dan animasi
• Modifikasi HTML DOM
• AJAX
• Menyederhanakan kode
javascript lainnya
Kemudian untuk memulai
mempelajari jQuery, anda harus mendownload jquery.js dari situs
http://www.jquery.com.Setiap anda menulis kode javascript dengan menggunakan
jquery, jangan lupa untuk memasukan file jquery.js kedalam kode javascript
anda.
<script type="text/javascript"
src="jquery.js"></script>
sekarang mari kita
lihat contoh sederhana pemograman dengan menggunakan jquery. Kode 12.hello world
jquery
<html><head><script
type="text/javascript"
src="jquery.js"></script><script
type="text/javascript">$(document).ready(function(){$(".tombol1").click(function(){$("p").hide(1000);});$(".tombol2").click(function(){$("p").show(1000);});});</script></head><body><p>Hello
World!</p><button
class="tombol1">Sembunyikan</button><button
class="tombol2">Tampilkan</button></body></html>
G. Kelebihan Dan
Kelemahan Jquery
Ada beberapa alasan
mengapa lebih baik menggunakan jQuery daripada library lainnya, antara lain:
- Kompatibel dengan hampir seluruh browser
- jQuery telah digunakan oleh website-website raksasa
- Kompatibel dengan seluruh versi CSS (dari CSS 1 sampai
CSS 3)
- Dokumentasi dan tutorialnya lengkap, bisa langsung
dilihat di http://jquery.com
- Didukung oleh banyak komunitas
- Disupport oleh plugin yang lengkap
- Filenya hanya satu dan ukurannya relatif kecil, sekitar
20kb
- Open source atau Free
- jQuery lebih diminati oleh para developer web saat ini
1. KELEBIHAN :
- Menyederhanakan penggunaan javascript, karena kita
cukup menggunakan fungsi dari library javascript yang telah ada. Termasuk
mempercepat coding javascript dalam sebuah website. Dibandingkan kita
harus mulai sebuah script javascript dari nol.
- Fungsi-fungsi yang disediakan didokumentasikan dengan
baik beserta contoh penggunaannya, baca di situs http://jquery.com hal ini
mempermudah dalam pembelajaran jquery.
- Support terhadap CSS1-3 selector, untuk fleksibilitas
desain antar muka halaman website dan interaksinya.
- Website yang dibangun dengan jquery akan lebih
interaktif dan menarik.
2. KEKURANGAN :
- Meskipun diklaim jquery memiliki beban kerja yang
ringan (load CPU dan RAM) untuk browser, tetap saja lebih ringan (cepat
di-load) website yang tidak menggunakan jquery, alias HTML murni.
- Dari sisi server hosting pun, CPU dan RAM harus
mengalokasikan resource yang mereka miliki untuk menangani request
terhadap jquery. Pada level tertentu request yang sangat banyak (sangat-sangat
banyak) akan membebani server. Solusi: host jquery pada situs lain,
seperti Google yang menyediakan request jquery dari servernya.
H. Event-event dasar
dalam Jquery
Syntax dalam JQuery
ada bebagai macam dan dibuat untuk menyeleksi elemen - elemen HTML dan
menciptakan aksi / event pada satu atau beberapa halaman website agar membuat
sebuah tampilan site menjadi interaktif dan dinamis. disini kita akan
mempelajari macam - macam dari syantax JQuery.
1. Penulisan Sintaks
Sintaks jquery
biasanya dibuat untuk memilih elemen-elemen HTML dan melakukan aksi terhadap
elemen yang dipilih.
Sintaks :
$(selector).action()
- Tanda dollar, untuk mendefinisikan jQuery
- (selector), untuk menunjukkan elemen yang dipilih atau
dituju
- action(), adalah jQuery action yang akan dilakukan
terhadap elemen yang dipilih.
Contoh :
$(this).hide()
menyembunyikan elemen
saat ini
$("p").hide()
menyembunyikan semua
paragraf atau konten dari tag <p>
$(".test").hide()
menyembunyikan elemen
yang mempunya class=”test”
$("#test").show()
menampilkan elemen
yang mempunyai id=”test”
Karena hampir segala
sesuatu yang kita lakukan bila menggunakan jQuery membaca ataumemanipulasi
document object model (DOM), kita perlu memastikan bahwa kita mulai menambahkan
event segera setelah DOM siap. Untuk melakukan hal ini, kita menambahkan kode
ready event untuk dokumen.
$(document).ready(function(){//kode anda di
sini});
Kode di atas berarti
kita ingin kode dijalankan apabila halaman HTML telah di load semuanya. Atau dengan
kode javascript biasanya seperti ini :
window.onload =
function(){ //kode anda di sini }
Sekarang mari kita
lihat pada contoh
$(".tombol1").click(Kode
$(“.tombol1″) adalah jQuery
selektor. Di mana kita memilih elemen yang mempunyai class=”tombol1” untuk kita
lakukan sesuatu. $ sendiri adalah alias untuk jQuery class. Oleh karena $()
untuk membuat objek jQuery. Kemudian kita tambahkan fungsi click(). Ini berguna
untuk memberikan event onclick untuk elemen yang kita pilih tadi (dalam hal ini
adalah elemen yang mempunya class=’tombol1’). Dan kemudian melaksanakan fungsi
yang diberikan apabila event onclick terjadi. Jadi artinya apabila elemen
denganclass=”tombol1” diklik maka lakukan fungsi $(“p”).hide(1000);
function(){$("p").hide(1000);});
2. Event - Event Dasar
yang sering digunakan pada JQuery
• click()
Sebuah event atau
animasi akan terjadi jika suatu objek yang di pilih atau selec di klik
$('.subjek').click(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• dblclick()
Sebuah event atau
animasi akan terjadi jika suatu objek yang di pilih atau selec di klik ganda /
klik dua kali.
$('.subjek').dblclick(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• focus()
untuk membuat suatu
anmasi atau peristiwa pada subjek/pemicu (digunakan pada elemen-elemen seperti
<input> dan <textarea>.
$('.subjek').focus(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• mouseover()
Menimbulkan kejadian
atau peristiwa ketika pointer mouse berada di atas suatu subjek yang dituju.
$('.subjek').mouseover(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• mouseout()
Menimbulkan peristiwa
jika pointer mouse meninggalkan sebuah sbjek yang di tuju.
$('.subjek').mouseout(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
});
• mouseenter()
Sama dengan
MouseOver(), menimbulkan peristiwa apabila pointer mouse berada di atas
subjek/pemicu. Namun saat pointer mouse memasuki elemen induk (MouseOver()) dan
pointer mendatangi anak-anak elemen di dalamnya, itu tidak masuk hitungan
Mouseenter().
$('.subjek').mouseenter(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• mouseleave()
Sama seperti
Mouseout(),menimbulkan peristiwa apabila pointer mouse pergi dari
subjek/pemicu. Namun saat pointer mouse meninggalkan sebuah anak elemen (dan
masih dalam elemen induk), itu tidak sudah tidak bisa dei sebut Mouseleaf(),
hingga ketika pointer benar-benar telah keluar dari elemen induk baru bisa
disebut mouseleve().
$('.subjek').mouseleave(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• hover()
adalah gabungan antara
Mouseenter dan Mouseleave.
• scroll()
Untuk menimbulkan
suatu peristiwa ketika scroll di tarik(ini berlaku untuk semua yang memiliki
scroll).
$('.subjek').scroll(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
• select()
Untuk menimbulkan
suatu peritiwa jika ada yang di select / blok biasa di gunakan pada
<input> dan <textarea>.
$('.subjek').select(function()
{
$('#area').fadeOut();
});
I. Fungsi Jquery
• Mengakses bagian
halaman tertentu dengan mudah
• Mengubah tampilan
bagian halaman tertentu
• Mengubah isi dari
halaman
• Menambah animasi
tanpa harus memakai flash yang berat
• Melakukan load
data/halaman tanpa merefresh seluruh halaman
• Menyederhanakan/mempersingkat
penulis sintaks javascript biasa
J. Cara Menginstal
Jquery
Untuk dapat
menginstalasi JQuery dapat di ikuti langkah langkah sebagai berikut :
• Pertama-tama
download dulu jQuery dari websitenya http://jquery.com/.
Ada dua pilihan
download. Production dan development, perbedaannya adalah production digunakan
di realsite sedangkan development untuk masa developmen. Versi production sudah
di kompresi sehingga kode nya sudah tidak bisa dibaca lagi dan ukurannya jauh
lebih kecil. Versi developmen berguna jika kita mau mendebug jQuery.
• Setelah mendownload
maka load-lah jquery melalui tag script (perhatikan baris ke-6). sesuaikan
attribut srcnya dengan path jquery anda.
<meta http-equiv="Content-Type"
content="text/html; charset=utf-8" /><script
type="text/javascript" src="jquery.js"></script>
K. Pengimplementasian
Jquery
Implementasi jQuery
yaitu :
Kemudahan atau kenapa
orang banyak menggunakan framework javascript ini adalah karena banyaknya
plugin aplikasi yang siap jadi atau siap digunakan.Plugin adalah semacam fungsi
atau fitur tambahan yang digabungkan ke dalam sebuah JQuery mempercepat atau
memudahkan dalam pembangunan sebuah website.
Dibawah ini adalah
beberapa plugin jquery yang sering digunakan oleh beberapa web developer dalam
membuat atau membangun sebuah website, diantaranya:
• Drop-Down-Menu
Jika dalam sebuah
website terdiri dari beberapa menu, dan dari menu tersebut ada sub menu lagi,
maka cocok menggunakan drop down menu. Drop down menu ini juga mendukung multi
level menu (menjadi sub-sub menu yang lebih banyak), selain itu menu dropdown ini
juga dilengkapi dengan fasilitas timeout effect. Timeout effect ini digunakan
ketika lama waktu mouse over atau mouse out.
• Tool-Tips
Tool tips adalah
bubble/gelembung atau semacam kotak informasi digunakan untuk menginformasikan
sesuatu ketika mouse didekatkan pada sebuah teks, gambar, tombol atau elemen
lain dalam sebuah web yang muncul diatas elemen tersebut. Biasanya informasi
yang disuguhkan adalah informasi yang pendek. Cara kerjanya adalah ketika mouse
didekatkan, maka akan muncul bubble. Fasilitas lebih dari bubble ini adalah
desainnya yang cantik, seperti fasilitas tombol close, background shadow, dll.
• Autocomplete-Search
Plugin ini digunakan
untuk melakukan pencarian secara real time, dimana ketika kita memasukan kata
atau huruf dalam sebuah teks input dalam sebuha web, secara otomatis hasil
pencarian akan muncul seusai dengan yang kita masukan secara real time. Plugin
ini mirip seperti pencarian pada website facebook, sehingga sangat menarik
untuk dicoba.
• Validasi-Form
Plugin ini digunakan
untuk melakukan validasi data dalams sebuah form, seperti pengecekan e-mail,
pengecekan password, username dan input lainnya secara real time (tidak menekan
tombol submit). Jadi ketika user memasukan teks atau huruf, maka plugin ini
akan melakukan validasi terhadap inputan user.
• jQuery-Cycle-Plugin
Plugin ini digunakan
untuk animasi image dalam sebuah website, plugin ini menggantikan fungsi flash
sebagai animasi. Jadi dengan plugin ini, kita bisa menganimasikan image yang
ada menjadi sebuah animasi seperti fade in, fade out, slide show, scroll dan
banyak lagi efek yang lainnya.
• Teks-Berjalan
Plugin ini digunakan
untuk memannipulasi teks, sehingga teks yang kita tampilkan kelihatan menarik,
seperti berjalan dari kiri ke kanan atau sebaliknya atau dari atas ke bawah,
mirip fungsi marquee dalam tag HTML, tetapi dengan plugin ini, teks berjalan
lebih lembut dan lebih banyak variasi.
L. Contoh Jquery
Ini adalah bentuk
bagian dari efect dengan jquery dan untuk JS-nya masih sama dengan posting yang
sebelumnya dan source codenya sebagai berikut :
<!DOCTYPE html><html><head><style>div {
margin:3px; width:40px; height:40px;position:absolute; left:0px;
top:30px;background:green; display:none; } div.newcolor {
background:blue; }span { color:red; } </style><script
src="delJsMick.js"></script></head><body><button
id="show">Show Length of
Queue</button><span></span><div></div><script>$("#show").click(function
() {var n = jQuery.queue( $("div")[0], "fx" );
$("span").text("Queue length is: " +
n.length); });function runIt() {
$("div").show("slow");
$("div").animate({left:'+=200'},2000);
$("div").slideToggle(1000); $("div").slideToggle("fast");
$("div").animate({left:'-=200'},1500);
$("div").hide("slow");
$("div").show(1200); $("div").slideUp("normal",
runIt); }runIt();</script></body></html>
dan di tambahakan
untuk mengatur kecepatan gerak anda berikut bentuk source codenya :
<!DOCTYPE html><html><head><style>div {
margin:3px; width:40px; height:40px;position:absolute; left:0px;
top:30px;background:green; display:none; } div.newcolor {
background:blue; }</style><script src="delJsMick.js"></script></head><body>
Click here...<div></div><script>
$(document.body).click(function () {
$("div").show("slow");
$("div").animate({left:'+=200'},2000);jQuery.queue(
$("div")[0], "fx", function () {
$(this).addClass("newcolor");jQuery.dequeue( this );
});
$("div").animate({left:'-=200'},500);jQuery.queue(
$("div")[0], "fx", function () {
$(this).removeClass("newcolor");jQuery.dequeue( this );
});
$("div").slideUp();});</script></body></html>
memberi fungsi kontrol
mulai dan berhenti source codenya sebagai berikut
<!DOCTYPE html><html><head><style>div {
margin:3px; width:40px; height:40px;position:absolute; left:0px;
top:30px;background:green; display:none; } div.newcolor {
background:blue; }</style><script src="delJsMick.js"></script></head><body><button
id="start">Start</button><button
id="stop">Stop</button><div></div><script>
$("#start").click(function () {
$("div").show("slow");
$("div").animate({left:'+=200'},5000);jQuery.queue(
$("div")[0], "fx", function () {
$(this).addClass("newcolor");jQuery.dequeue( this );
});
$("div").animate({left:'-=200'},1500);jQuery.queue(
$("div")[0], "fx", function () {
$(this).removeClass("newcolor");jQuery.dequeue( this );
}); $("div").slideUp();
}); $("#stop").click(function () {jQuery.queue(
$("div")[0], "fx", [] );
$("div").stop();
});</script></body></html>
catatan untuk jenisya
masih sama dengan yang dipostingan sebelumnya dan simpan dengan satu direktory
dimana js-nya tersimpan dalam satu folder yang sama.
Contoh sederhana lain
:
1. Pertama, kita harus
menyertakan (include) file library JQuery.Pastikan letak dari file library
sudah benar.
2. Perintah-perintah
JQuery.
Baris 8 merupakan
perintah inisialisasi dimana saat halaman (dokumen) siap ditampilkan maka
jalankan juga perintah yang ada di dalamnya. Hal ini mirip dengan event onLoad
yang biasanya diletakkan di tag <body>.
Baris 9-11 maksudnya
adalah mendefinisikan action yang terjadi saat link dengan class=show (
$(‘a.show’) ) diklik (lihat link baris ke-22). Jadi jika link di-klik maka
paragraf dengan nama class=jquery ( $(‘p.jquery’) ) akan tampil dengan durasi
tampil “slow”. Paragraf yang akan ditampilkan adalah paragraf baris ke-24
sampai 27.
Baris 13-15
sebaliknya, akan menyembunyikan isi dari paragraf yang mengandung nama
class=jquery.
3. Isi dari halaman.
Perhatikan nama class dari masing-masing object.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Jquery mampu merubah
interaksi sebuah website menjadi lebih menarik, namun harus di bayar dengan
beban load yang lebih lama dibandingkan dengan tidak menggunakan script. (hal
ini tidak akan terasa jika anda memiliki komputer yang powerful dan koneksi
yang kencang).
Manfaat dari menggunakan
Jquery antara lain :
• ini Kompatibel
dengan hampir seluruh browser
• jQuery telah
digunakan oleh website-website raksasa
• Kompatibel
dengan seluruh versi CSS (dari CSS 1 sampai CSS 3)
• Didukung oleh
banyak komunitas
• Disupport oleh
plugin yang lengkap
• Filenya hanya
satu dan ukurannya relatif kecil, sekitar 20kb
• Open source
atau Free
• jQuery lebih
diminati oleh para developer web saat ini
Jadi jangan sampai
website anda indah dengan animasi yang memukau dan juga interaktif, namun
fungsi utama/pesan anda tidak tersampaikan kepada pengunjung.
2. Saran
Saran saya mulailah
untuk belajar menggunakan Jquery.Walaupun untuk setiap teknologi yang
diciptakan pasti memiliki kegunaannya sendiri sendiri, seperti JQuery
diciptakan.JQuery pun tak luput dari kekurangan disamping sudah pasti mempunyai
kelebihan.
Ada banyak kerangka
kerja JavaScript lain di luar sana, tapi jQuery tampaknya menjadi yang paling
populer, dan juga yang paling diperpanjang.
Mulai dari awal
kepopuleran jQuery pada tahun 2010, jQuery Melakukan peningkatan performa,
serta penambahan variasi dukungan di sisi scripting jQueryMobile semakin
dioptimasi sesuai dengan perkembangan masif performa gadget terkini.Selain itu
jQuery juga menambahkan berbagai widget yang tidak ada di versi sebelumnya.
Jadi tunggu apa lagi? mari mencoba membuat web kalian sendiri dengan jQuery
mobile framework.mulai dari awal kepopuleran jQuery pada tahun 2010, jQuery
Melakukan peningkatan performa, serta penambahan variasi dukungan di sisi scripting
jQueryMobile semakin dioptimasi sesuai dengan perkembangan masif performa
gadget terkini. Selain itu jQuery juga menambahkan berbagai widget yang tidak
ada di versi sebelumnya. Jadi tunggu apa lagi? mari mencoba membuat web kalian
sendiri dengan jQuery mobile framework.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.2013.
Pengertian Jquery dan Sejarahnya.http://infoter-lengkap.blogspot.com. 16
November 2013
Zakki. 2011.
Pengertian Jquery. http://zakki.dosen.narotama.ac.id. 16 November 2013
Harival. 2010. Sejarah
Jquery. http://ikutseo.blogspot.com. 16 November 2013
Okta. 2012. Pengertian
Jquery. http://oktabriyana.blogspot.com. 16 November 2013
Fafa. 2013.
Perkembangan Web, science, jquery mobile. http://fafabilowo.blogspot.com. 16
November 2013
Anonim. 2010. Contoh
Penggunaan Jquery. http://www.makkul.com. 16 November 2013
Anonim. 2013. Contoh
Penggunaan Jquery. http://cmssaya.wordpress.com. 16 November 2013
Anonim. 2013. Jquery
Syntax. http://www.w3schools.com. 16 November 2013
Awal.2013. Contoh
Penggunaan Jquery dan Syntax.http://diaryawal.blogspot.com. 16 November2013
Indra. 2012.
Event-event Dasar Pada Jquery. http://jintoples.blogspot.com. 16 November 2013
Taufik. 2012. Beberapa
Contoh Modifikasi Slideshow Jquery. http://www.dte.web.id. 16 November 2013
Rismayuni. 2013.
Contoh Jquery. http://rismayuni.blogspot.com. 16 November 2013
Rosihanari.2013. Cara
Validasi Form Dengan Jquery.http://blog.rosihanari.net. 16 November 2013
Galih. 2013. Tutorial
Dan Contoh Jquery. http://infoter-lengkap.blogspot.com. 16 November 2013
Ady.2011. Jquery Ajax
Dengan Mengakses Database.http://adiyasan.wordpress.com. 16 November 2013
Saifulloh. 2013.
Fitur-fitur Jquery. http://upyes.wordpress.com. 16 November 2013
M.Tomi. 2012.Makalah
Web Statis.http://radeninformatika.blogspot.com. 16 November 2013






0 komentar:
Posting Komentar