BAB I
PENDAHULUAN
1. A. Latar Belakang
HTML merupakan sebuah
dasar ataupun pondasi bahasa pemograman sebuah web page, HTML muncul sebagai
standar baru dari kemajuan dan berkembangnnya internet, pada pertama kali
muncul internet masih dalam keadaan berbasis text dimana tampilan sebuah
halaman web hanya berisikan sebuah text yang monotone tanpa sebuah format
dokumen secara visual, bayangkan saja sebuah dokument text yang dikemas dalam
bungkus format seperti tipe file .txt atau sering disebut notepad, tanpa paragraph,
satu warna, satu ukuran huruf tanpa gambar serta tidak adanya visual format
dokumen seperti halnya Microsoft Word, hal ini akan sangat membosankan
dalam membaca. dan selain itu pertamakali muncul internet user mengakses masih
menggunakan sebuah terminal, hal itu jelas sangatlah tidak friendly. Pemograman
HTML muncul seiring perkembangan teknologi dan informasi.
B. Rumusan
Masalah
1. Pengertian
HTML?
2. Pengembangan HTML?
3. Bagaimanakah
cara menggunakan HTML?
4.
Pengertian HTML 5.
5.
Sejarah HTML 5.
6.
Fungsi HTML 5.
6.
Kelebihan dan Kekurangan HTML 5
7.
Game yang menggunakan HTML 5
C.Tujuan
1. Untuk
mengetahui apakah yang dimaksud dengan HTML.
2. Untuk
mengetahui bagaimana pengembangan HTML.
3. Untuk
mengetahui cara menggunakan HTML.
4.
Mengetahui apa itu HTML 5 dan implementasinya
1. D. Manfaat
1. Dapat
mengetahui apakah HTML itu.
2. Dapat
mengetahui bagaimana pengembangan HTML.
3. Dapat
mengetahui cara menggunakan HTML.
4.
Dapat mengetahui apa itu HTML 5 dan sejarahnya.
5.
Dapat mengetahui fungsi serta kelebihan dan kekurangan HTML 5.
BAB II
PEMBAHASAN
1. A. Pengertian
HTML
Sebelum kita membahas
apa itu HTML 5, saya akan memperkenalkan terlebih dulu apa itu HTML dan
apa untuk apa sebenarnya HTML itu. HTML adalah, (HyperText Markup
Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser Internet untuk
membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan
dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link link
antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost,
atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.
HyperText Markup
Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang
digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di
dalam sebuah Penjelajah web Internet dan formating
hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat
menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang
dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal sehingga
menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa
yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang
disebut dengan SGML(Standard
Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang
digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan
standar Internet yang
didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML dibuat oleh kolaborasi
Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun
1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
Tahun 1980, IBM
memikirkan pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari
dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis
bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen.
Bahasa ini dinamakan Markup Langiage, sebuah bahasa yang menggunakan
tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized
Markup Language atau GML.
Tahun 1986, ISO
menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik,
dan kemudian mengeluarkan suatu publikasi ( ISO 8879 ) yang menyatakan markup
language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa
ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML ( Standard
Generalized Markup Language ).
ISO dalam publikasinya
meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan
sistem-sistem perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama
subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya
bagi mereka yang menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML adalah
HTML 4.01, meskipun saat ini telah berkembangXHTML yang merupakan
pengembangan dari HTML.
1. B. Pengembangan HTML
Nah mulai pada tahun
kelahiran saya yaitu tahun 1989, Sebuah nama HTML muncul dari pemikiran Caillau
Tim yang bekerja sama dengan Banners Lee Robert yang ketika itu masih bekerja
di CERN memulai mengembangkan bahasa pemrograman ini, dan dipopulerkan pertama
kali dengan browser Mosaic. Nah mulailah dari tahun 1990 HTML sangat berkembang
dengan cepat hingga mencapai versi HTML versi 5.0 yang digarap pada 4 Maret
2010 kemarin oleh W3C
HTML versi 1.0 ini
adalah versi pertama sejak lahirnya nama html tersebut, memiliki sebuah
kemampuan untuk heading, paragraph, hypertext, bold dan italic text, wrapping
serta memiliki dukungan dalam peletakan sebuah gambar
HTML versi 2.0 pada 14
Januari 1996, pada versi ini ada beberapa tambahan kemampuan diantaranya
penambahan form comment, hal ini menyebabkan adanya sebuah interaktif dan mulai
dari versi ini yang menjadikan sebuah pioneer dalam perkembangan homepage
interaktif.
Tak lama kemudian HTML
versi 3.0 dirilis pada 18 Desember 1997 yang sering disebut sebut sebagai HTML+
yang mempunyai kemampuan dalam beberapa fasilitas diantaranya adalah penambahan
fitur table dalam paragraph, akan tetapi versi ini tidak bertahan lama.
Dan pada bulan Mei
1996 dikeluarkan versi baru sebagai pengganti dan penyampurnaan versi 3.0 ini
yaitu HTML versi 3.2, keluarnya versi ini dikarenakan adanya beberapa kasus
yang timbul pada pengembang browser yang telah melakukan pendekatan dengan cara
lain yang justru hal tersebut menjadi popular, maka di bakukan versi 3.2 untuk
mengakomodasi praktek yang banyak digunakan oleh pengembang browser dan
diterima secara umum, dapat dikatakan bahwa versi 3.2 ini merupakan versi 3.0
yang dikembangkan oleh beberapa pengembang browser seperti Netscape dan
Microsoft.
Nah yang terakhir
perombakan terjadi pada tahun 1999 tepatnya tanggal 24 Desember yaitu HTML
versi 4.0, seperti yang kita kenal HTML pada saat ini penambahan link, meta,
imagemaps , image dan lain lain sebagai penyempurnaan versi 3.2
Pada tanggal 4 Maret
2010, terdapat sebuah informasi bahwasanya HTML versi 5.0 masih dikembangkan
oleh W3C (World Wide Web Consortium) dan IETF (Internet Engineering Task Force)
yaitu sebuah organisasi yang menangani HTML sejak versi 2.0
Browser yang Mendukung
HTML
·
Opera Web Browser
(mulai dari Opera 9.2 sampai yang terbaru saat ini yaitu opera 10)
·
Safari (mulai dari
versi 3.1)
·
FireFox (Mulai dari
FireFox 3 )
·
Google Chrome (Mulai
dari versi 3)
·
Internet Explorer
(Mulai dari versi 8)
1. C. PENGERTIAN
HTML 5
HTML5 adalah
sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi
dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari internet. HTML5 adalah
revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada
tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun1997) dan hingga
bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan
HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi
multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh
mesin.
HTML5 adalah
versi terbaru dari HTML (HyperText Markup Language) yang mana dikembangkan oleh
W3C atau Word Wide Web Consortium. Lalu apakah yang dimaksud dengan Semantic
Web? Semantic berasal dari bahasa Yunani (Greek), merupakan bahasa
pembelajaran semiotic, yakni pembelajaran untuk memahami
penanda. Semantic sendiri mempunyai arti bahasa yang berfokus pada
penanda untuk mengetahui arti yang terkandung di dalamnya. Jadi, yang
dimaksud semantic web adalah bahasa pemrograman yang mempunyai penanda
khusus dalam implementasinya dengan tujuan agar mampu mendeskripsikan apa yang
terkandung dalam website tersebut. Web semantic ini bukan hanya dikembangkan
di Web 2.0, namun sudah ke Web 3.0 bahkan akan berkembang
ke Web 4.0. Perkembangan teknologi benar-benar cepat sekali berubah.
Tujuan utama dengan adanya HTML5 adalah mengurangi penggunaan plugin-plugin 3rd
party pada HTML sehingga dapat mempercepat kinerja web itu sendiri.
Plugin-plugin tersebut seperti Adobe Flash, Microsft Silverlight, Java dan lain-lainnya.
Tujuan dibuatnya HTML5
antara lain:
1. Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS,
DOM , dan JavaScript.
2. Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal
(seperti Flash).
3. Penanganan kesalahan yang lebih baik.
4. Lebih banyak markup untuk menggantikan scripting.
5. HTML5 merupakan perangkat mandiri.
Fungsi HTML 5
Secara umum, fungsi
HTML 5 adalah untuk mengelola serangkaian data dan informasi sehingga suatu
dokumen dapat diakses dan ditampilkan di Internet melalui layanan web.
Fungsi HTML yang lebih spesifik yaitu :
Fungsi HTML yang lebih spesifik yaitu :
·
Membuat halaman web.
·
Menampilkan
berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
·
Membuat link
menuju halaman web lain dengan kode tertentu (hypertext).
·
Membentuk tata letak
dokumen, dalam hal ini menentukan jenis huruf, gambar, dan komponen dokumen
lainnya.
·
Menentukan hubungan ke
dokumen lain, HTML merupakan suatu bahasa komputer yang termasuk dalam katagori
SGML (Standard Generalized Markup Language) dimana bentuknya merupakan
file standar ASCII yang berisi kode-kode untuk mengatur dokumen.
·
Menentukan ukuran dan
alur tulisan.
·
Mengintegerasikan
gambar dengan tulisan.
·
Mengintegerasikan
berkas suara dan rekaman gambar hidup.
·
Membuat form
interaktif.
·
Kita dapat menampilkan
suatu kelompok kata dalam beberapa ukuran yang dapat digunakan untuk judul, heading
dan sebagainya.
·
Kita dapat menampilkan
tulisan dalam bentuk cetakan tebal
·
Kita dapat menampilkan
sekelompok kata dalam bentuk miring.
·
Kita dapat menampilkan
naskah dalam bentuk huruf yang miring dengan hasil ketikan mesin ketik.
·
Kita dapat mengubah-ubah
ukuran tulisan untuk suatu karakter tertentu.
Fitur baru dalam
HTML5:
·
Unsur kanvas untuk
menggambar.
·
Video dan elemen audio
untuk media pemutaran.
·
Dukungan yang lebih
baik untuk penyimpanan secara offline.
o Elemen konten yang lebih
spesifik, seperti artikel, footer, header,
navigation, section.
navigation, section.
o Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal,
waktu, e-mail, URL, search.
Beberapa teknologi
yang juga terkait namun tidak dijadikan bagian dalam spesifikasi HTML5 W3C dan
WHATWG HTML5 adalah :
·
Geolocation
·
Web SQL Database,
media penyimpanan database lokal.
·
API Database
terindeks, mode penyimpanan hierarkis key-value (WebSimpleDB).
Beberapa kelebihan
yang dijanjikan pada HTML5:
·
Merupakan bahasa
penkodean yang lintas platform (cross platform), maksudnya HTML dapat digunakan
pada berbagai jenis mesin komputer yang berbeda dan berbagai macam sistem
operasi yang berbeda. Jadi bersifat fleksibel karena ditulis cukup dengan
menggunakan editor karakter ASCII.
·
Dapat disisipi gambar
baik gambar statis atau dinamis (animasi) termasuk menggunakan gambar untuk
dijadikan hyperlink. Gambar di sini digunakan untuk merujuk pada suatu halaman
web, dimana setiap titik-titik yang sudah didefinisikan berupa rectangular
(kotak), poligon (kurva tak beraturan) atau lingkaran digunakan untuk ‘jump’ ke
halaman lain, atau link ke halaman di luar web yang bersangkutan.
·
Dapat disisipi animasi
berupa Java Applet atau file-file animasi dari Macromedia Flash atau Macromedia
Shockwave (untuk keperluan ini, browser harus memiliki plug-in khusus untuk
menjalankan file-file animasi ini).
·
Dapat disisipi bahasa
pemrograman untuk mempercantik halaman web seperti Javascript, VBScript, Active
Server Pages, Perl, Tcl, PHP dan sebagainya.
·
Bukan merupakan bahasa
pemrograman jadi tidak memerlukan kompiler. Cara menjalanakannya cukup dengan
menggunakan browser.
·
Tidak perlu plugin
eksternal lagi seperti Flash/photoshop untuk memutar video,audio dan gambar
·
Mampu menangani error
handling lebih efisien
·
Ada beberapa element
baru untuk menyederhanakan penulisan coding
·
Ada local storage nya,
biasanya sering dimanfaatkan untuk aplikasi game
·
Mendukung element dan
scrpting untuk 3D
Adapun kekurangan dari
HTML ini adalah:
·
Menghasilkan halaman
yang statis, untuk memperoleh halaman yang dinamis harus menggunakan bahasa
pemrograman tertentu seperti Javascript atau VBScript dan animasi seperti Flash
atau Shockwave.
·
Memiliki tag-tag yang
begitu banyak sehingga susah dipelajari untuk yang masih awam.
·
Tidak dapat
menghasilkan halaman yang interaktif. Interaktif di sini maksudnya client dapat
berinteraksi dengan server. Untuk keperluan itu, HTML harus disisipi bahasa
pemrograman yang dapat menangani hal tersebut, contohnya Perl atau Tcl.
Saat ini HTML5 masih
dalam pengembangan, namun hanya beberapa browser sudah mendukung HTML5.
Beberapa browser tersebut seperti Safari, Chrome, Firefox, dan Opera. Kabarnya
IE9 (Internet Explorer) akan mendukung beberapa fitur dari HTML5.
HTML5 memperkenalkan sejumlah elemen dan atribut baru
yang membantu dalam membangun website modern. Berikut ini adalah fitur yang terpenting
diperkenalkan pada HTML5 :
·
New
Semantic Elements: Ini seperti pada
elemen <header>, <footer>, and <section>.
·
Forms
2.0: Perbaikan form web
HTML di mana atribut baru telah diperkenalkan tag <input>.
·
Persistent
Local Storage: Untuk menghilangkan ketergantungan
pada plugin pihak ketiga.
·
WebSocket: Sebuah generasi teknologi terbaru komunikasi
dua arah untuk aplikasi web.
·
Server-Sent
Events: memperkenalkan even
yang mengalir dari web server ke web browser yang disebut Server-Sent Events
(SSE).
·
Canvas: Ini mendukung gambar dua dimensi surface
yang dapat diprogram dengan JavaScript.
·
Audio
& Video: Anda dapat
menanamkan/embed audio atau video pada halaman web Anda tanpa menggunakan
plugin pihak ketiga.
·
Geolocation: Pengunjung dapat memilih untuk berbagi lokasi
fisik mereka dengan aplikasi web Anda..
·
Microdata: Ini memungkinkan Anda membuat kosakata Anda
sendiri di luar HTML5 dan memperluas halaman web Anda dengan kostum semantics.
·
Drag
and drop: Drag dan drop item
dari satu lokasi ke lokasi lain pada halaman web yang sama.
PERBEDAAN HTML 4 DAN
HTML 5
Untuk memahami
pentingnya HTML5, kita perlu mengetahui apa saja perubahan yg ada antara HTML4
dg HTML5 kan? Yuk kita lihat.Secara umum, kita bisa kelompokkan perubahan yang
dibawa HTML5 ke dalam 5 kategori:
·
Struktur halaman,
·
presentasi visual,
·
tools grafis,
·
support rich media,
dan
·
peningkatan support
javascript.
·
Section
·
Header
·
Footer
·
Nav
·
Article
Struktur halaman artinya bahwa struktur halaman web HTML5 lebih mudah dipahami
secara semantik oleh search engine. Misalnya, search engine bisa mengetahui
mana bagian header, artikel, navigasi, bahkan nilai uang dlm sebuah halaman
web. Dengan cara ini, kita dan search engine bisa lebih mudah mengelompokkan
informasi dari berbagai website secara terstruktur. Itu artinya HTML5 sudah
mendukung semantic web.
Presentasi visual ditingkatkan dengan CSS3. CSS3 membawa perubahan pada
pengelolaan font, animasi dan mobile untuk urusan grafis, HTML5
memungkinkan kita membuat gambar langsung dalam format SVG maupun CANVAS. HTML4
hanya gambar berbasis pixel seperti JPEG dan GIFF. Support untuk rich media
ditunjukkan HTML5 dengan munculnya tag video dan audio yg bisa mensupport
beragam format. tanpa perlu Flash. Terakhir peningkatan support javascript.
Ada beberapa fitur menarik yg muncul pada HTML5 seperti localstorage dan
geolocation.
Section : Sebuah
bagian atau bab dalam sebuah buku, sebuah bagian dalam sebuah bab, atau pada
dasarnya apa pun yang memiliki pos sendiri dalam HTML .
Header : Header
Halaman yang ditampilkan pada halaman , tidak sama dengan unsur kepala.
Footer : Halaman
footer di mana baik cetak pergi; tanda tangan dalam sebuah pesan e-mail.
Nav : Koleksi
link ke halaman lain.
Article : Sebuah
entri independen dalam sebuah blog, majalah, ringkasan, dan sebagainya.
Struktur HTML5 adalah
sebagai berkut :
·
Penambahan Tag baru
pada HTML5 (Semantic/Structural Elements baru pada HTML5)
<article>
|
Mendefinisikan sebuah artikel
|
<aside>
|
Mendefinisikan konten selain dari
konten halaman/post
|
<audio>
|
Mendefinisikan konten audio
|
<canvas>
|
Digunakan untuk menggambar grafik,
on the fly, melalui scripting (JavaScript biasanya)
|
<command>
|
Mendefinisikan tombol perintah
untuk dapat memanggil
|
<details>
|
Mendefinisikan rincian tambahan
bahwa pengguna dapat melihat atau menyembunyikan
|
<datalist>
|
Menentukan daftar pilihan standar
untuk kontrol input
|
Mendefinisikan sebuah wadah untuk
aplikasi eksternal (non-HTML)
|
|
<header>
|
Mendefinisikan sebuah dokumen atau
bagian header
|
<figure>
|
Menentukan konten mandiri
|
<footer>
|
Mendefinisikan sebuah dokumen atau
bagian footer
|
<hgroup>
|
Groups heading (<h1> to
<h6>) elemen
|
<mark>
|
Mendefinisikan teks yang ditandai
/ disorot
|
<output>
|
Mendefinisikan hasil penghitungan
|
<source>
|
Mendefinisikan beberapa sumber
media untuk elemen media (<video> dan <audio>)
|
<summary>
|
Mendefinisikan sebuah visible
heading untuk elemen <details>
|
<time>
|
Mendefinisikan tanggal / waktu
|
<video>
|
Mendefinisikan sebuah video atau
film
|
<section>
|
Mendefinisikan bagian dalam
dokumen
|
·
Daftar lengkap elemen
yang tidak dipakai lagi (obsolete) di HTML5, antara lain:
Tag
|
Description
|
<acronym>
|
Mendefinisikan sebuah akronim
|
<basefont>
|
Menentukan warna standar, ukuran,
dan font untuk semua teks dalam dokumen
|
<big>
|
Mendefinisikan ukuran teks besar
|
<center>
|
Mendefinisikan posisi teks
dicenter
|
<dir>
|
Mendefinisikan direktori list
|
<font>
|
Mendefinisikan font, warna, dan
ukuran untuk teks
|
<frame>
|
Mendefinisikan sebuah window
(frame) dalam sebuah frameset
|
<frameset>
|
Mendefinisikan satu set frame
|
<strike>
|
Mendefinisikan teks strikethrough
|
<noframes>
|
Mendefinisikan sebuah konten
alternatif bagi pengguna bahwa konten tidak mendukung frame
|
<applet>
|
Mendefinisikan sebuah applet embed
|
Selain elemen-elemen
diatas ada juga fitur “conforming” pada HTML5, seperti penggunaan attribut pada
elemen tertentu. Attribut baru HTML 5 antara lain:
Tag
|
Description
|
Draggable
|
Menentukan apakah suatu unsur
adalah draggable atau tidak
|
Contextmenu
|
Menentukan menu konteks untuk
suatu elemen. Menu konteks muncul ketika pengguna mengklik kanan pada elemen
|
Hidden
|
Menentukan bahwa elemen belum,
atau tidak lagi, relevan
|
Spellcheck
|
Mendefinisikan posisi teks
dicenter
|
Dropzone
|
Mendefinisikan direktori list
|
Contenteditable
|
Mendefinisikan font, warna, dan
ukuran untuk teks
|
Itemprop
|
Digunakan untuk
group item
|
Nilai Baru Atribut
Tipe Input
Sebuah atribut elemen
input yang memiliki nilai-nilai baru, untuk kontrol input yang lebih baik
sebelum mengirimnya ke server:
Tipe
|
Penjelasan
|
tel
|
Nilai input untuk nomor telepon
|
search
|
Untuk bidang pencarian
|
url
|
Nilai input untuk memasukkan URL
|
email
|
Untuk mengisi email atau lebih
dari 1 email
|
datetime
|
Untuk pengisian waktu dan tanggal
|
date
|
Untuk pengisian tanggal
|
month
|
Untuk pengisian bulan
|
week
|
Untuk pengisian minggu
|
time
|
Untuk pengisian waktu
|
datetime-local
|
Untuk pengisian lokal
waktu/tanggal
|
number
|
Untuk pengisian nomer
|
range
|
Untuk pengisian rentang waktu
|
color
|
Untuk pengisian heksadesimal
sebuah warna, contohnya #FF8800
|
Berikut adalah contoh
penulisan dari atribut HTML5 yang menggambarkan bagaimana untuk menandai sebuah
elemen div dengan atribut class dengan
menggunakan nilai “contoh“:
Penghapusan Tag pada HTML5
Pembuatan HTML5 juga
di karenakan Standard HTML4 yang dijumpai banyak memiliki kelemahan untuk
mendukung aplikasi web yang interaktif. Akibat hal ini banyak orang menambahkan
fitur baru baik disisi aplikasi web ataupun disisi browser. Solusi ini dikenal
dengan plugin dan salah satunya adalah Flash dan Silverlight.
Semakin menjamurnya
plugin didalam aplikasi atau browser membuat aplikasi web ini susah untuk
menembus banyak browser. Hal ini dikarenakan setiap plugin mempunyai cara yang
berbeda-beda, sebagai contoh kita ingin memasang plugin flash untuk sharing
video maka pada halaman web kita harus ditulis sebagai berikut :
Contoh diatas
menggunakan plugin Flash dari Adobe untuk menjalankan aplikasi web pada browser
maka lain caranya bila kita menggunakan Silverlight. Teknologi Silverlight
dikembangkan oleh Microsoft. Contoh penggunaan Silverlight pada halaman web dapat
dilihat pada HTML dibawah ini :
HTML5 ini dibuat
menyederhanakan kompleksitas penggunaan media video dengan standard baru yaitu
penggunaan tag <video>. Dengan fitur baru ini maka kita cukup menulis
script untuk menjalankan file video sebagai berikut
Isu bagaimana
menjalankan file video pada aplikasi web merupakan salah satu contoh bagaimana
HTML4 tidak dapat mencakup masalah ini dan masih banyak lagi isu pada HTML4.
Oleh karena itu, kita sudah saatnya memanfaatkan HTML5 sebagai standard
aplikasi web kita.
Video di Web
Sampai saat ini, tidak
pernah ada sebuah standar untuk menampilkan video pada halaman web. Hari ini,
video yang paling akan ditampilkan melalui plugin (seperti flash). Namun, tidak
semua browser memiliki plugin yang sama.
HTML5 menetapkan cara
standar untuk memasukkan video, dengan elemen video. Format video Saat ini, ada
3 format video yang didukung untuk elemen video:
Format
|
IE
|
Firefox
|
Opera
|
Chrome
|
Safari
|
Ogg
|
No
|
3.5+
|
10.5+
|
5.0+
|
No
|
MPEG 4
|
9.0+
|
No
|
No
|
5.0+
|
3.0+
|
WebM
|
No
|
4.0+
|
10.6+
|
6.0+
|
No
|
HTML5 Audio
HTML5 menyediakan
standar untuk memutar audio. Audio di Web sampai saat ini, tidak pernah ada
standar untuk memainkan audio di sebuah halaman web. Saat ini, sebagian besar
audio diputar melalui sebuah plugin (seperti flash). Namun, tidak semua browser
memiliki plugin yang sama.
HTML5 menetapkan cara
standar untuk memasukkan audio, dengan unsur audio. Unsur audio bisa memutar
file suara, atau stream audio. Format audio Saat ini, terdapat 3 format yang
didukung untuk unsur audio:
Format
|
IE 9
|
Firefox 3.5
|
Opera 10.5
|
Chrome 3.0
|
Safari 3.0
|
Ogg Vorbis
|
No
|
Yes
|
Yes
|
Yes
|
No
|
MP3
|
Yes
|
No
|
No
|
Yes
|
Yes
|
Wav
|
No
|
Yes
|
Yes
|
No
|
Yes
|
Cara Bekerja untuk
memutar file audio di HTML5, ini adalah semua yang di butuhkan:
Atribut kontrol untuk
menambahkan play, pause, dan kontrol volume. Sisipkan konten antara
<audio> dan </ audio> tag untuk browser yang tidak mendukung elemen
audio:
Contoh di atas
menggunakan file ogg, dan akan bekerja di Firefox, Opera dan Chrome. Untuk
membuat karya audio di Internet Explorer dan Safari, menambahkan file audio
jenis MP3.
Elemen elemen audio
memungkinkan beberapa sumber. Sumber elemen dapat link ke file audio yang
berbeda. Browser akan menggunakan format diakui pertama:
Attribute
|
Value
|
Description
|
autoplay
|
autoplay
|
Specifies
that the audio will start playing as soon as it is ready.
|
controls
|
controls
|
Specifies
that controls will be displayed, such as a play button.
|
Loop
|
loop
|
Specifies
that the audio will start playing again (looping) when it reaches the end
|
preload
|
preload
|
Specifies
that the audio will be loaded at page load, and ready to run. Ignored if
autoplay is present.
|
Src
|
url
|
Specifies
the URL of the audio to play
|
Bangkitnya game-game
berbasis HTML5
Tahun-tahun belakangan
ini merupakan tahun yang sangat menjanjikan untuk game HTML5 dan JavaScript,
baik bagi konsumen dan pengembang. Beberapa platform berbasis web telah mulai
matang dan menyatu dalam hal teknologi yang dibutuhkan untuk game ini,
kuantitas game HTML5 di beberapa toko aplikasi dan portal jejaring sosial juga
semakin meningkat setiap hari, studio game besar mulai menunjukkan
ketertarikannya, dan kualitas game secara umum terus meningkat pada level yang
nyata. Semua ini berpadu dengan kegelisahan seputar masa depan Flash dan adanya
kesadaran bahwa platform yang sekarang ini tidak lagi mempunyai masa depan yang
cerah. Game berbasis HTML5 hadir sebagai solusi yang aman dan nyata.
Dan yang lebih menarik
dari semua itu adalah potensi HTML5 sebagai platform game yang serius.
Pengembang HTML5 sekarang telah memiliki kemampuan ini untuk membuat game 2D
yang keren dengan elemen kanvas, dan bahkan game dengan visualisasi 3D yang
menakjubkan lewat WebGL. Dan yang paling menggairahkan adalah segera masuknya
teknologi penunjang untuk pengalaman konsol gaming yang sebenarnya; seperti hadirnya
Gamepad API (Applications Programming Interface), Mouse Lock API, dan Full
Screen API. Ini adalah teknologi sederhana yang akan membantu menghancurkan
persepsi luas bahwa game berbasis HTML5 adalah game-game standar yang biasa di
mainkan dalam situs web. Dengan kemampuan untuk menghubungkan kontroler gamepad
dan memungkinkan elemen HTML5 untuk dijalankan pada layar penuh, game HTML5
akan memberikan pengalaman gaming yang jauh lebih mendalam, seperti pada konsol
dan desktop PC.
Berikut ini adalah contoh
dari beberapa game berbasis HTML5 yang ada saat ini:
1. Angry Birds
Siapa yang tidak tahu
game populer yang ada di hampir semua platform ini. Ceritanya berkisar pada
sekelompok burung yang marah kepada sekelompok babi yang telah mencuri
telurnya. Anda harus merobohkan bangunan dan penghalang sebanyak mungkin agar
bisa membunuh babinya. Game ini menggunakan WebGL untuk akselerasi grafis 2D
yang digunakan.
1. Fieldrunners
Ini adalah porting
dari game yang awalnya dibuat untuk Apple iOS, sama seperti halnya Angry Birds.
Fieldrunners adalah game tower defence tradisional di mana Anda harus
menjalankan strategis untuk membela tempat Anda dari gerombolan musuh yang
menyerang. Game ini menggunakan WebGL untuk akselerasi grafis 2D yang
digunakan.
1. Bejeweled
Bejeweled adalah
contoh yang bagus dari sebuah game yang sukses di berbagai platform proprietary
yang diporting ke versi HTML5. Gameplay dan efek yang halus benar-benar membuat
game ini menonjol, dan pasti akan mengira bahwa game ini dihasilkan oleh
sebuah studio game besar. Game besutan PopCap ini menggunakan WebGL untuk
akselerasi grafis 2D.
1. Tankworld
Tankworld adalah game
3D di mana mengendarai tank menjelajah seluruh wilayah dan menembaki
semua musuh yang Anda lihat. Game ini benar-benar telah mengeksplorasi dunia 3D
kecil yang diterapkan dengan baik yang membuat game ini menyenangkan untuk
dimainkan. Anda bahkan dapat membangun level 3D sendiri pada game ini yang juga
dapat dimainkan orang lain. Game ini menggunakan kanvas HTML5 untuk membentuk
grafis 3D.
1. GT Racing: Motor Academy
GT Racing: Motor
Academy adalah game 3D berbasis HTML5 pertama dari pengembang besar Gameloft.
Game bergenre racing ini secara grafis, sound dan gameplay tidak kalah dengan
versi HD yang dirilis sebelumnya pada iPhone dan smartphone beda.
1. SKiDRacer
Ini juga salah satu game racing 3D yang revolusioner yang berbasis HTML5. Dibuat berdasarkan OpenGL ES 2.0 yang menawarkan rute langsung ke API grafis 3D, termasuk dukungan shader melalui GLSL, serta WebGL untuk akselerasi GPU.
Ini juga salah satu game racing 3D yang revolusioner yang berbasis HTML5. Dibuat berdasarkan OpenGL ES 2.0 yang menawarkan rute langsung ke API grafis 3D, termasuk dukungan shader melalui GLSL, serta WebGL untuk akselerasi GPU.
Dari beberapa contoh
game-game HTML5 diatas menunjukkan adanya keragaman dan kualitas dari apa yang
tersedia saat ini. Apa yang dapat kita yakin adalah bahwa 2013 akan menjadi
tahun yang menjanjikan untuk kategori game, kualitas akan meningkat sebagaimana
HTML5 mulai menuju kematangan sebagai platform masa depan. Dan tentu saja ini
adalah berita gembira untuk platform mobile Tizen yang mengandalkan aplikasi
yang berbasis HTML5.
BAB III
PENUTUP
A.
Simpulan
Dalam pembuatan
website, dikenal dua komponen penting yaitu www dan HTML. Dimana www merupakan
suatu protokol standar dari internet, sedangkan HTML merupakan script atau
program standar yang dijalankan oleh www atau internet. Proyek HTML ini dibuat
dengan menggunakan media web editor notepad.
Di dalam HTML terdapat
dua bagian dokumen yaitu bagian kepala (head) dan bagian tubuh (body).
Pembuatan proyek web/HTML sekolah dengan menggunakan notepad ini dimulai dengan
pembuatan bahasa HTML dalam notepad. Yang kemudian untuk setiap baris dalam
proyek ini selalu dibuat dengan bahasa HTML tersendiri sesuai dengan apa yang
akan kita buat.
Kesimpulan yang
penulis peroleh dalam penulisan makalah ini adalah dalam Mendesain HTML
berarti melakukan suatu tindakan pemrograman, namun HTML bukanlah sebuah bahasa
pemrograman. HTML hanyalah berisi perintah-perintah yang telah terstruktur
berupa tag-tag penyusun.
Mendesain HTML adalah
sebuah seni tersendiri. Homepage yang merupakan implementasi refleksi
dari orang yang membuatnya. Untuk itu kita perlu mendesainnya dengan baik agar
para pengunjung homepage yang kita buat merasa senang dan bermanfaat.
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/HTML5/ di
unduh tanggal 20 oktober 2013 jam 13.00
http://roes-wibowo.com/pengertian-html5/ di
unduh tanggal 20 oktober 2013 jam 13.05
http://id.wikipedia.org/wiki/HyperText_markup_language/ di
unduh tanggal 20 oktober 2013 jam 13.10
http://www.w3schools.com dan id.wikipedia.org/ di
unduh tanggal 20 oktober 2013 jam 13.00
http://wsc.joomlavue.com/index.php?title=Dasar-dasar_HTML / di
unduh tanggal 21 oktober 2013 jam 19.00
http://www.klik-kanan.com/desainweb/html/tutorial_html5.shtml : di
unduh tanggal 22 oktober 2013 jam 19.50
http://tizenindonesia.blogspot.com/2012/01/bangkitnya-game-game-berbasis-html5.html/ di
unduh tanggal 23 oktober 2013 jam 22.30
http://www.jeanotnahasan.com/2012/02/pengertian-tujuan-fitur-baru-dan.html/ di
unduh tanggal 22 oktober 2013 jam 00.05.
http://mkr-site.blogspot.com/2012/07/apa-itu-html5-dan-kelebihannya.html/ di
unduh tanggal 23 oktober 2013 jam 22.35
http://csshtml5.blogspot.com/2013/08/pengertian-html-5.html/ di
unduh tanggal 23 oktober 2013 jam 23.40
http://infoter-lengkap.blogspot.com/2013/03/pengertian-html-5-dan-browser-yg-suport.html/ di
unduh tanggal 23 oktober 2013 jam 00.40






0 komentar:
Posting Komentar